Hi!
Recover your ranks with a professional Clean up service
https://www.mg-digital.co/detail.php?id=32
thanks and regards
MG Digital
support@mg-digital.co
https://www.mg-digital.co/unsubscribe/
Blog ini berisi cerita-cerita tentang epilepsi dari berbagai belahan dunia. Semoga lebih banyak orang mengerti tentang epilepsi.
Monday, February 8, 2021
Monday, February 3, 2020
<> Do you want a one time SEO boost for your website? <>
30 days results oriented SEO plans
https://liftmyrank.co/affordable-seo-services-small-businesses/
Unsubscribe:
https://mgdots.co/unsubscribe/
https://liftmyrank.co/affordable-seo-services-small-businesses/
Unsubscribe:
https://mgdots.co/unsubscribe/
Thursday, July 25, 2013
Aku Baru Sadar Aku Ini Pemberani karena Epilepsi
Saya Ary anak Jawa Tengah, sekarang berusia 19 tahun.
Saya amat sangat menderita ketika saya baru saja berumur 17 tahun. Pada saat itu baru saja saya berumur 17 tahun dan H-1 lebaran tahun 2011. Sakit yang saya derita adalah sakit kepala yang membuat saya kesulitan berjalan ataupun makan, beberapa bagian tubuh saya sulit di gerakan, serta beberapa gejala lain yang sudah saya lupakan.
Setelah lebaran, saya mulai periksa oleh dokter saraf dekat rumah saya. Karena saya diberi obat yang sangat tidak nyambung dengan gejala saya, saya mencoba periksa dengan dokter saraf di Semarang. Dia menyuruh saya melakukan CT-Scan. CT-Scan pertama terlihat aneh, karena terlihat otak saya tidak ada separuh di sebelah kiri. Setelah itu saya MRI, dengan hasil bahwa bagian otak kiri saya memang berkurang dari awal saya lahir. Lalu saya disuruh untuk pergi ke dokter bedah saraf di Semarang. Saya amat sangat menderita ketika saya baru saja berumur 17 tahun. Pada saat itu baru saja saya berumur 17 tahun dan H-1 lebaran tahun 2011. Sakit yang saya derita adalah sakit kepala yang membuat saya kesulitan berjalan ataupun makan, beberapa bagian tubuh saya sulit di gerakan, serta beberapa gejala lain yang sudah saya lupakan.
Namun setelah 2 bulan saya dioperasi, rasa sakitnya masih ada, bahkan sangat sakit. Sakitnya sangat keras. Karena saya sudah menyerah dengan dokter di Jakarta, saya kembali ke dokter di Semarang. Beliau mengatakan bahwa seharusnya saya tidak dioperasi. Beliau juga mengatakan bahwa apabila menemukan obat yang benar, maka saya sembuh. Tapi apabila tidak ada obat yang cocok, maka operasi menjadi pilihan.
Saya juga merasa tidak enak karena operasi besar saya tersebut dimulai hanya 10 hari setelah kakak saya itu menikah. Saya benar-benar minta maaf. Saya juga minta maaf kepada adik saya yang masih kecil karena orang tua saya sangat peduli dan memikirkan saya ketika dia memerlukannya. Maaf sekali.

Subscribe to:
Comments (Atom)
